Lampung – Media.Kalibernews.net || Pengumuman resmi dari ketua umum pemantau keuangan negara PKN . 22/12 07.59.
kepada seluruh masyarakat Indonesia atau khalayak ramai.. Dan khususnya Kepada seluruh anggota PKN di seluruh Indonesia… sekarang ada modus penipuan yang di lakukan anggota PKN maupun yang mengaku sebagai anggota PKN.. dengan modus memalsukan surat permohonan informasi publik dan mendatangi kepala desa dan mengancam akan memberikan permintaan informasi publik dana desa .. sehingga kepala desa Nya minta damai… ini adalah penipuan dengan modus baru’….. saya sudah koordinasi dengan seluruh aparat intelijen seluruh Indonesia.. apabila menemukan kasus seperti ini di wilayah masing masing agar di tangkap dan di serahkan ke kantor Polsek setempat…dan sudah ada yang kita tangkap di daerah Lampung… sekarang sedang di proses hukum…… atensi kepada seluruh anggota Indonesia.. agar waspada dan berhati-hati dan ikut serta menangkap langsung apa bila terjadi di kabupaten kota masing masing… segera tangkap langsung dan serahkan ke Polsek setempat paling lama 2 jam….ini perintah saya dan saya bertanggung jawab sebagai ketua umum pemantau keuangan negara PKN… ini bersifat perintah dan instruksi

[22/12 08.00] Patar: Sebarkan sebanyak banyaknya di wa grup dan Facebook dan sosmed lainnya, Ini banyak terjadi,
Bertambah Maju Gagasan PKN RI Untuk Membasmi Pelaku-pelaku Korupsi, Maka bertambah Banyak pula Para Pengkhianat-Pengkianat didalam Tubuh PKN RI Yang Mencari Nafkah Dengan Menakut-nakuti Pemerintahan Kabupaten Kota dan Pemerintahan Pedesa’an. Dengan Keluarnya Instruksi Ketum PKN RI Secara Umum ini Untuk Melaporkan Anggota-Anggota PKN RI Yang Mencari Makan Dengan Cara Manakut-nakuti Aparat Pemerintahan, Segera Tangkap dan Laporkan kepada Yang Berwajib(Polisi) Setempat, Dan Hambauan ini Berlaku Untuk Yang Merasa Telah Diperas atau Yang Sedang dalam proses Menakut-nakuti Aparat Pemerintahan. Sungguh Banyak Yang mengaku-ngaku Anggota PKN RI dan Memalsukan Memalsukan Surat Informasi Publik dgn mendatangi Kades-Kades untuk Minta Informasi Dana Desa.
Mengingat
PKN itu sendiri sudah di ketahui sepak terjangnya sama Birokrasi, jelas seperti apa tajamnya PKN dalam penyikapan, pengungkapan terkait dengan adanya indikasi penyelewengan yang di lakukan sama birokrasi Pemerintahan, jadi nama besar PKN ini pada akhirnya di jadikan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari cuan/duit dengan menjual nama atau mengatas namakan bagian dari Anggota PKN, Ini jangan sampai terjadi, dan harus selektif, dan pastinya harus ada pengawasan yang serius, dan itu bagian dari tanggung jawab kita bersama, agar Marwah, Intergritas Lembaga PKN itu tetap terjaga, tutur pak ketua umum PKN RI Pusat. Narasumber (Patar Sihotang)
KALIBER News BERBICARA FAKTA TANPA REKAYASA
Pewarta ((Muhammad Muhajir))
(( Bang Zem Kalibernews.net ))
