Bangun Jalan Tani Swadaya Karena Tak Ada Perhatian Pemerintah.
SBB, KALIBERNEWS.NET –
Rasa kecewa disampaikan masyarakat Dusun Tanah Merah, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat – SBB.
Pasalnya, sudah 3 tahun Anggota DPRD terpilih Dapil V duduk di kursi dewan, namun belum ada satu pun janji politik yang ditepati untuk dusun mereka.
Kekecewaan itu mencuat saat warga secara swadaya membangun jalan tani penghubung Dusun Tanah Merah menuju Dusun Melati. Jalan tersebut sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses petani menuju kebun.
Bangun Jalan Pakai Dana Swadaya.
Tanpa menunggu bantuan APBD maupun APBN, masyarakat dua dusun bahu-membahu membentuk kelompok kerja. Semangat gotong royong menjadi modal utama agar jalan tani itu bisa selesai dan dapat digunakan.
“Kami tidak bisa terus menunggu. Akses ke kebun adalah nadi kehidupan kami. Kalau tidak kami yang bangun, siapa lagi,” ujar salah satu warga dalam video yang beredar di media sosial.
Pertanyakan Janji dan Pengalihan Proyek.
Dalam pernyataan terbuka melalui media sosial, warga mempertanyakan komitmen DPRD Dapil V Kecamatan Huamual Belakang.
“Sudah tiga tahun duduk di kursi putar, kenapa belum ada satu janji yang ditepati? Sampai kapan wakil rakyat menutup mata? Beginikah kerja kalian, bersenang-senang di atas penderitaan rakyat kecil yang membuat kalian duduk di kursi itu?” ucap warga.
Warga juga menyoroti pengalihan proyek pengaspalan jalan Desa Waisala menuju Dusun Tanah Merah. Proyek yang direncanakan sejak 2006 dan dijadwalkan pengaspalan 2017 itu disebut dialihkan ke Dusun Melati.
“Ada permainan apa di balik semua ini sehingga masyarakat yang harus dikorbankan? Kenapa pemerintah tidak memperhatikan dusun tertinggal seperti Dusun Tanah Merah? Bukankah negara harus hadir?” tegas warga.
Minta Perhatian Pemerintah Daerah dan DPRD.
Masyarakat Dusun Tanah Merah meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah SBB, DPRD Kabupaten SBB, dan DPRD Provinsi Maluku Dapil SBB untuk segera meninjau kondisi dusun tertinggal tersebut.
Mereka berharap ada bantuan pembangunan jalan tani dan perbaikan akses jalan umum di Dusun Tanah Merah yang sudah rusak.
Pewarta: KPM
SBB, 25 Juli 2026
