
GARUT, KALIBERNEWS.NET – Pembangunan sarana pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut terus digenjot. Peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi di KB Al-Ittihadiyah, Kp.Negla RT.05 RW.02 Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, resmi dilaksanakan pada Jumat, 19 September 2026, pukul 10.10 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Banjarwangi, Asep Tarsono, bersama unsur Muspika, aparatur desa, pengelola KB, dan masyarakat setempat. Kehadiran Camat menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan usia dini.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2026.
Adapun rincian pekerjaan meliputi:
Nama Pekerjaan : Pembangunan 4 Ruang Kelas Baru Beserta Perabotannya, Pembangunan 1 Toilet Baru Beserta Perabotannya, Sanitasi, Tempat Bermain dan Penataan Lingkungan KB Al-Ittihadiyah
Lokasi Pekerjaan ; Desa Tanjungjaya, Kec. Banjarwangi, Kab. Garut
Nilai Pekerjaan : Rp 1.347.086.000
Sumber Dana : APBN (Revitalisasi) 2026
Pelaksana : P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan)
Jangka Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender (HK)
Dalam sambutannya, Camat Banjarwangi Asep Tarsono mengapresiasi program revitalisasi dari pemerintah pusat tersebut. Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh anak-anak dan masyarakat.
“Ini adalah amanah dari negara untuk mencerdaskan anak bangsa sejak usia dini. Saya minta P2SP bekerja secara transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat. Jaga kualitas bangunan, karena ini untuk masa depan anak-anak kita di Tanjungjaya,” ujar Asep Tarsono di sela-sela peletakan batu pertama.
Sementara itu, pengelola KB Al-Ittihadiyah menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi tersebut. Selama ini, keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sanitasi menjadi kendala dalam proses belajar mengajar. Dengan adanya pembangunan 4 ruang kelas baru dan fasilitas bermain, diharapkan proses belajar menjadi lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.
Pekerjaan yang dilaksanakan secara swakelola oleh P2SP ini ditargetkan rampung dalam 120 hari kalender ke depan. Masyarakat sekitar pun menyambut antusias dan berharap dapat ikut mengawasi bersama agar pembangunan berjalan sesuai harapan.
Dengan adanya revitalisasi ini, KB Al-Ittihadiyah diharapkan menjadi lembaga PAUD percontohan di Kecamatan Banjarwangi yang mampu memberikan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berstandar nasional. (Red)
